teman?

Terhitung sejak pertama kali mengenalnya, cukup lama.
Sebentar... aku lupa harus bercerita tentang 'teman' seperti apa dia ini.

Seperti pundak,
Menggenggam lalu lepas.
Datang, kemudian hilang.
Menemani lalu lupa.
Namun kembali datang memeluk erat,
Memberi sedikit sandaran.

Nyaman....
Aku nyaman jika bercerita banyak hal dengannya,
Menelusuri kota dari sudut desa sampai pinggir pantai.

Mungkin kita lupa bahwa kita sebatas teman.
Aku bahagia mengenalmu, berteman, dekat, sedikit lebih banyak mengenal tentangmu.

Sampai bertemu, pada sang waktu yang akan mempertemukan lagi.

Istiana, 30 April 2019

Komentar

Postingan Populer